BERANJAK DEWASA

Sudah lama ternyata aku tak menulis sesuatu di blog pribadi, baru buat blog sekitar akhir tahun 2019, terakhir posting tulisan sekitar bulan Maret lalu. Nah, untuk kamu yang sedang membaca tulisanku, aku ucapkan Selamat Datang! Terima kasih sudah membacaJ

Hai! Namaku Aal Cahyati. Nama Aal Cahyati itu memiliki arti, di dalam tulisan ini aku akan menjelaskan tentang diri sendiri mulai dari masa kecil sampai saat ini aku mulai beranjak dewasa. Tujuannya tentu untuk mengenal diri sendiri dan mengingat sedikit memori masa kecil, beberapa karakterku, dan lika-liku kehidupan ketika beranjak dewasa.

 

Memasuki cerita~

 

Dua puluh tiga tahun yang lalu lahirlah seorang anak perempuan, badan mungil berisi, kulit kuning langsat, dengan tampang polos pada wajahnya, anak itu bernama Aal Cahyati. Aal adalah nama panggilannya. Meskipun nama depan terdengar seperti nama laki-laki namun Aal adalah perempuan tulen dan feminin. Arti nama Aal itu bukan Akademi Angkatan Laut. Dahulu Ibu memberi nama Aal karena terinspirasi dari salah satu teman SMU Ibu, namaku hampir sama dengan teman sekolahnya. Ibu bilang temannya yang bernama Aan ini baik hati, cerdas, dan pintar. Lalu nama Cahyati berarti cahaya hati dengan harapan kelak menjadi penyejuk hati kedua orang tua, dapat menjadi seseorang yang pemaaf dan murah hati. Jadi itulah asal-usul nama Aal Cahyati yang diberikan orang tua kepadaku saat kecil.

Aku anak ke-5 dari 7 bersaudara dengan 3 Kakak perempuan, 1 Kakak laki-laki, 1 Adik perempuan dan 1 Adik laki-laki. Ibuku melahirkan aku dan 6 saudaraku dalam keadaan normal. Aku lahir di Tangerang dan tinggal di Perumnas II  Tangerang bersama orang tua, Kakak dan Adikku.. Dan aku hidup dalam lingkungan keluarga sederhana, namun keluargaku cukup dikenal oleh masyarakat, karena Ayahku merupakan tokoh masyarakat di sekitar  komplek.  

Sebenarnya aku tak mengetahui banyak hal tentang memori masa kecilku, yang aku ingat dahulu aku sama seperti anak kecil pada umumnya senang bermain, ada beberapa momen yang aku ingat sewaktu sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama. Namun aku memiliki kendala pribadi yaitu tak terlalu bisa mengekspresikan apa yang sebenarnya aku rasakan, hanya bisa memendam perasaan.

Aku tumbuh sejak kecil terbiasa bersosialisasi dan adaptasi dengan cepat terhadap lingkungan maupun orang baru di sekitarku. Sok kenal sok dekat (sksd) terhadap orang lain adalah karakter yang menonjol dari diriku. Selain itu aku pribadi yang ceria, memiliki selera humor, bergaul, ramah, selalu berusaha positif vibes, dan terbuka kalau sedang ada masalah pasti akan cerita ke orang yang aku percaya. Namun aku cukup selektif memilih teman, apalagi kalau dijadikan sahabat itu hanya beberapa orang saja dari banyak teman yang aku temui.

Aku senang mempelajari hal baru berkaitan dengan pengembangan diri. Walaupun dalam akademik aku lemah pemahaman dalam proses belajar, namun dengan mengikuti kelas pengembangan diri seperti kelas menulis dan kelas public speaking. Itu membuatku senang, meskipun awalnya ragu dan takut namun dengan mulai berani mencoba perlahan membuat aku berani untuk mempelajari hal baru.

Saat beranjak dewasa, sebelum lulus sampai setelah lulus kuliah diploma 3 di Universitas Trisakti Jakarta aku sempat mengalami beberapa kegagalan, dan  trauma seperti kehilangan tujuan hidup, quarter life crisis, insecure, penolakan saat mencari kerja, bullying oleh beberapa orang di masa lalu. sempat hilang semangat, tidak bergairah dan ingin menyerah ketika aku berada pada titik terlemah, namun aku harus ingat bahwa aku tidak boleh seperti ini terus tidak menyerah begitu saja. Aku mulai mencoba hal apa yang aku senangi, salah atunya adalah menulis dan membaca postingan yang membangunkan semangatku lagi. Lewat menulis ini perlahan aku mulai menemukan passion yang selama ini tersembunyi dalam diriku dan mulai menyusun rencana hidup untuk masa depan.

Aku memiliki impian yaitu kelak ingin menjadi penulis buku, tidak harus terkenal  namun lewat karyaku lah kelak akan dibaca dan menjadi inspirasi banyak orang. Lalu aku ingin memiliki brand busana batik modern yang mencakup orang dewasa, remaja, anak-anak, selain itu juga dapat membantu mendukung usaha lokal. Walaupun masih banyak kekurangan aku tetap belajar dan terus belajar hingga akhir hayat.


Comments